Selasa, 15 Maret 2016

tanaman air




TUGAS BIOLOGI
(Book Report)
TANAMAN AIR
Dosen Pengampu : Djohar Maknun M.Si
 









Disusun Oleh:
Bella Dwi Lestari
Biologi C

IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
TAHUN AJARAN 2014-2015


PEMBAHASAN
A. KARAKTERISTIK TANAMAN AIR
Tipe dan karakter setiap tanaman air otomatis berpengaruh terhadap tujuan dan pemanfaatannya, mengetahui tipe dan karakter berbagai tanaman air akan lebih memudahkan perencanaan aspek praktis tanaman tersebut.
Ada empat tipe tanaman air yang dikenal, yaitu tanaman air oksigen, tanaman air lumpur, tanaman air pinggir, dan tanaman air mengapung.
a. Tanaman Air Oksigen (Oxygenerator)
Disebut sebagai tanaman air oksigen karena mampu membersihkan udara sekaligus dapat menyerap kandungan garam yang berlebihan di dalam air. Tanaman air ini mempunyai fungsi lain yaitu sebagai tempat berlindung dan menyimpan telur ikan, sedangkan seluruh bagian tanaman ini tenggelam dalam air. Biasa digunakan sebagai tanaman penghias akuarium.
Tanaman ini dibedakan menjadi dua jenis yaitu, tanaman berakar (rooted plant) dan tanaman bercabang (branch plant). Termasuk kedalam jenis rooted plant antara lain sebagai berikut.
1)      Amazon sword plant (Echinodoruspaniculatus). Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk lanset (lansolet), yaitu bentuk daun yang lonjong sempit makin ke ujung semakin meruncing menyerupai pedang (sword). Tingginya bervariasi antara 20-30 cm.
2)      Spatterdock (Nupharjaponicum). Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk seperti jantung. Tingginya sekitar 20 cm.
3)      Varen (Synnematriflorum). Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk eksotis sehingga banyak digunakan sebagai penghias rumah atau taman.
4)      Vallisneriaspiralis. Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk melintir seperti spiral, ukuran daunnya 30-100 cm.
Sedangkan, tanaman air yang termasuk branch plant antara lain sebagai berikut.
1)      Cabomba. Tanaman ini memiliki daun yang kecil menyerupai jarum yang tumbuh pada ruas batang tanaman.
2)      Elodeadensa. Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk lanset kecil dan pendek.
3)      Talentheralilaciana. Tanaman ini memilik daun yang berbentuk lonjong dengan ujung yang meruncing.
b. Tanaman Air Lumpur (Bog Plant)
Tanaman jenis ini habitat aslinya daerah berlumpur dan sedikit digenangi air, yang termasuk ke dalam jenis tanaman ini antara lain Giantarum, iris, cat tail dan papyrus.
c. Tanaman Air Pinggir (Marginal Plant)
Tanaman jenis ini memiliki akar dan batang yang terendam di dalam air, batangnya menyembul ke permukaan air, daun dan bunganya juga berada di atas permukaan air. Misalnya, rumput payung (Cyperusalternifolius), pickerel rush (Pontedoriacordata), apu-apu (Pastiastratiotes), sagitaria (arrowhead), dan ekor kucing (Typhaangustifolia).
d. Tanaman Air Mengapung (Floating Plant)
Tanaman jenis ini tidak tertanam dalam tanah melainkan mengapung dipermukaan air. Tanaman ini hidup menyerap udara dan unsur hara yang terkandung di dalam air. Misalnya Azollapinata, eceng gondok (Eichorniacrassipes), dan apu-apu (Pistiastratiotes)
B. JENIS-JENIS TANAMAN AIR
A.Teratai dan Lotus       
a.      Teratai (Nymphaea)
a)      Klasifikasi.
Divisio : Spermathophyta (tumbuhan berbiji)
Kelas : Monocotyl (tumbuhan berbiji tunggal)
Ordo: Nymphales
Familia : Nymphaceae
Genus : Nymphae
Spesies : Nymphae alba, N. odorata, N. tuberosa
Berdasarkan ukurannya teratai dibagi menjadi empat macam, yaitu :
1)      Teratai Mini atau ‘Pygmi
2)      Teratai Kecil
3)      Teratai Sedang
4)      Teratai Besar
b)      Ciri-ciri Umum
1)      Bunga teratai tergolong jenis parennial atau berbunga sepanjang tahun.
2)      Daun teratai dibagi menjadi empat macam yaitu, ujung belahan runcing, belahan daun saling tindih (overlapping) dengan ujung belahan bundar, ujung belahan runcing dengan tepi bergigi, ujung belahan tumpul dengan tepi bergelombang.
3)      Tangkai
4)      Akar teratai berupa rimpang yang tumbuh horisontal di dasar lumpur.
c)      Jenis-jenis Teratai
Spesies
Spesies adalah jenis teratai yang berasal dari suatu daerah tertentu dan bukan hasil silangan.
N. pubescens
N. stellata
N. nouchali
Silangan (Hibrida)
Nymphae ‘Chromatella’
Nymphae ‘Eliisiana’
Nymphae ‘Mrs. C.W. Ward’
d)Perbanyakan Teratai
Tanaman air jenisterataiinidapat di perbanyakdenganbiji, umbi, tunas, runner, dandaun.

b.      Lotus
a)      Klasifikasi
Divisio : Spermathophyta (tumbuhan berbiji)
Kelas : Monocotyl (tumbuhan berbiji tunggl)
Ordo : Nelumphales
Familia : Nelumboceae
Genus : Nelumbo
Spesies : Nelumbo nucifera, dan Nulembo lutea
b)      Ciri-ciri Umum
1)      Bunga lotus letaknya menjulang tinggi di atas tangkai
2)      Daun lotus bentuknya bulat lebar dengan bagian tepi bergelombang menambah kesan artistik
3)      Tangkai
c) Jenis-jenis Lotus
Spesies
Nelumbo nucifera
Nelumbo lutea
Silangan (hybrida)
N. nucifera speciosum
N. nucifera capsicum atau Russian Lotus
 d) Perbanyakan Lotus
Tanaman air jenis lotus inidapatdiperbanyakdenganbiji, rimpang, dansulur(Runner).
B. Jenis-jenis Tanaman Air Lainnya
1.      Mata Panah atau Arrowhead (Sagitariajaponica)
2.      Futoi (Hippochaeteslymenalis)
3.      Melati Air atau Water Dop(Echinodoruspaleafolius)
4.      Water Poppy (Hydrocleysnymphoides)
5.      Blue Diamond (Schizocentroelegans)
6.      Kala Air (Zantedeschiaaethiopica)
7.      Tipa atau Narrow Leaf atau Cat Tail (Typhaangustifolia)
8.      Paku Air (Heterrantherareniformis)
9.      Pickerel Rush (Pontedoriacordata)
10.  Kiapu atau Apu-apu (Pistiastratiotes)
11.  Eceng Gondok (Eichorniacrassipes)
12.  Pisang Air atau Giant Arum(Typhonodorumlindleyanum)
13.  Anggrek atau Iris
Adapun cara penempatannya, tanaman ini dapat di tempatkan di pot dan bisa juga di kolam.
a. Pot
Pot bisa dipakai sebagai tempat tumbuh tanaman air. Mengapa demikian? Karena tampilannya yang menarik serta serasi dan asri, beragam pot didesain dengan bentuk yang beragam dan artistik, selain itu juga pot banyak digunakan sebagai aksen penghias taman di tengah atau sudut-sudut halaman rumah sebagai eye catcher.
b. Kolam
Tanaman air membutuhkan tempat khusus sebagai habitat hidupnya. Selain ditempatkan dalam wadah berupa pot, tanaman air sering dipajang di dalam kolam. Tentunya hal ini terasa lebih pas bagi rumah yang memiliki halaman cukup luas karena akan lebih terlihat menarik dan menciptakan suasana yang asri serta nampak terkesan alami.

C. PERAWATAN TANAMAN AIR
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan tanaman air adalah aspek repoting, pemupukan, air, dan pemberantasan hama.
a. Repoting
Agar tanaman air tidak mudah mati maka hal yang perlu dilakukan perawatan teratur berupa pemangkasan akar, pemisahan anakan. Apabila tidak dilakukan, tanaman akan mengalami kekurangan unsur hara.
b. Pemberian Air
            Tanaman air bisa tumbuh dan tahan hidup di air karena memiliki pori-pori udara di bagian tangkai dan daunnya. Kualitas air yang baik dan bersih mutlak dibutuhkan tanaman air, derajat keasaman atau pH air yang dibutuhkan ada dalam kisaran normal, antara 6-7.
c. Pemupukan
            Tanaman air dapat dipupuk dengan menggunkan pupuk NPK atau pupuk tablet agar tumbuh subur dan rajin berbunga. Pemupukan dengan NPK sebaiknya tidak ditebar langsung karena sifat NPK yang mudah larut dapat mengakibatkan air cepat keruh, bahkan bisa menghanguskan daun. Maka pemupukan dengan pupuk NPK dilakukan dengan cara membungkus pupuk NPK dengan kertas yang mudah larut di dalam air, seperti tissue atau koran.
d. Pengendalian Hama dan Penyakit  
Beberapa contoh hama dan penyakit beserta cara pengendaliannya yang perlu diketahui.
Siput Air
Siput air dapat dicegah keberadaannya dengan menjaga kebersihan tanah, wadah, dan lingkungan sekitar taman.
AphidKutu Hitam (Rophalosiphum)                      
            Kutu hitam atau Rophalisupun dapat dicegah keberadaannya dengan menjaga tanaman harus sering dijemur di empat terbuka. Adapun jenis-jenis tanaman yang sering diganggu kutu hitam, antara lain sagitaria, teratai, dan pisang air.
Ngengat (Nymphulanypheate)
            Ngengat dapat merusak daun dengan cara melubangi, memotong, dan mengebor sampai ke bagian putik bunga. Ngengat ini dapat dicegah dengan cara disemprot dengan insektisda, dan sering menjemur tanaman air di bawah terik matahari.


Belalang
Belalang yang menyerang tanaman air ada dua jenis, yaitu belalang cokelat dan belalang hijau. Belalang dapat berpindah dari satu tanaman ke tanaman lain dengan melompat. Pemberantasannya dlakukan secara manual dengan tangan jika jumlahnya belum banyak.
Cercospora
Biasanya jamur ini sering dijumpai pada tanaman teratai, agar jamur cercospora tidak menjalar ke tanaman lain maka hal yang harus dilakukan potong bagian daun yang terserang penyakit tersebut kemudian dibuang jauh atau dibenamkan dalam tanah, bisa juga menggunakan obat jamur atau fungisida dengan dosis yang tercantum dalam kemasan.
D. MANFAAT   TANAMAN AIR
a. Teratai
Manfaat tanaman air yang terdapat pada tanaman teratai hampir diseluruh bagian tanaman berguna, dari biji, akar, hingga bunganya.
a) Biji
Biji teratai atau sering disebut gholmemiliki beberapa manfaat, diantaranya sebagai bahan makanan dan obat. Ghol sebenarnya adalah putik bunga yang membesar dan berisi biji, dari segi makanan biji teratai bisa dijadikan dodol atau jenang biji teratai dicampur dengan beras ketan dengan kandungan gizinya yang tinggi. Biji teratai putih juga berkhasiat mengatasi tekanan darah tinggi serta meningkatkan fungsi ginjal, lever, dan jantung. Selain itu, dapat menyembuhkan sakit pinggang, susah tidur, gelisah.
b) Akar
Akar teratai memiliki manfaat sebagai obat. Ada dua macam akar teratai yang bisa digunakan, yaitu akar dari teratai merah dan putih. Akar yang terdapat pada teratai dapat membantu sistem pencernaan dan dapat  memperkuat sistem kerja lambung serta bisa memperlancar air seni dan menjaga elastisitas pembuluh darah.
c) Tangkai
Seperti halnya biji, tangkai teratai juga bisa dijadikan obat penenang, gangguan lambung, desentri, dan susah buang air kecil disarankan untuk minum air rebusan tangkai teratai. Lendir dari tangkai teratai dapat menyembuhkan mimisan.
d) Daun
Daun teratai memiliki khasiat seabagai bahan baku jamu untuk obat penurun demam, mengobati influensa dan penawar racun.
e) Bunga
Bunga teratai dapat menyembuhkan batuk, muntah-muntah, memperlancar air seni, dan membersihkan darah. Manfaat lainnya bunga teratai mampu menjaga kelembutan dan keremajaan kulit.
b. Eceng Gondok
Eceng gondok merupakan gulma air atau tanaman yang mengganggu ekosistem air karena pertumbuhannya yang pesat sehingga dapat menutup aliran sungai maupun danau. Tetapi eceng gondok juga merupakan tanaman yang memiliki manfaat yaitu eceng gondok dapat dijadikan kerajinan, pakan ternak, dan biofiltrasi.
c. Lotus
Manfaat yang terdapat pada tanaman air ini bisa di jadikan sebagai makanan misalnya pada umbi dan daun lotus kuning atau N. Lutea.





IDENTITAS BUKU
        JudulBuku                   : Tanaman Air
            Penulis             :LukitoAdiMarianto
            Penyunting                  : Setiyono
Penerbit                       : PT AgroMediaPustaka
            TempatTerbit               : Jakarta
            TebalBuku                   : 7mm
JumlahHalaman           : 73 Halaman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar