TUGAS BIOLOGI
(Book Report)
TANAMAN AIR
Dosen Pengampu : Djohar Maknun M.Si
Disusun Oleh:
Bella Dwi Lestari
Biologi C
IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
TAHUN AJARAN 2014-2015
PEMBAHASAN
A. KARAKTERISTIK
TANAMAN AIR
Tipe
dan karakter setiap tanaman air otomatis berpengaruh terhadap tujuan dan
pemanfaatannya, mengetahui tipe dan karakter berbagai tanaman air akan lebih
memudahkan perencanaan aspek praktis tanaman tersebut.
Ada
empat tipe tanaman air yang dikenal, yaitu tanaman air oksigen, tanaman air
lumpur, tanaman air pinggir, dan tanaman air mengapung.
a.
Tanaman Air Oksigen (Oxygenerator)
Disebut
sebagai tanaman air oksigen karena mampu membersihkan udara sekaligus dapat
menyerap kandungan garam yang berlebihan di dalam air. Tanaman air ini mempunyai
fungsi lain yaitu sebagai tempat berlindung dan menyimpan telur ikan, sedangkan
seluruh bagian tanaman ini tenggelam dalam air. Biasa digunakan sebagai tanaman
penghias akuarium.
Tanaman
ini dibedakan menjadi dua jenis yaitu, tanaman berakar (rooted plant)
dan tanaman bercabang (branch plant). Termasuk kedalam jenis rooted
plant antara lain sebagai berikut.
1) Amazon
sword plant (Echinodoruspaniculatus).
Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk lanset (lansolet), yaitu bentuk
daun yang lonjong sempit makin ke ujung semakin meruncing menyerupai pedang (sword).
Tingginya bervariasi antara 20-30 cm.
2) Spatterdock
(Nupharjaponicum). Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk
seperti jantung. Tingginya sekitar 20 cm.
3) Varen
(Synnematriflorum). Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk
eksotis sehingga banyak digunakan sebagai penghias rumah atau taman.
4) Vallisneriaspiralis.
Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk melintir seperti spiral, ukuran
daunnya 30-100 cm.
Sedangkan,
tanaman air yang termasuk branch plant antara lain sebagai berikut.
1) Cabomba.
Tanaman ini memiliki daun yang kecil menyerupai jarum yang tumbuh pada ruas
batang tanaman.
2) Elodeadensa.
Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk lanset kecil dan pendek.
3) Talentheralilaciana.
Tanaman ini memilik daun yang berbentuk lonjong dengan ujung yang meruncing.
b.
Tanaman Air Lumpur (Bog Plant)
Tanaman
jenis ini habitat aslinya daerah berlumpur dan sedikit digenangi air, yang
termasuk ke dalam jenis tanaman ini antara lain Giantarum,
iris, cat tail dan papyrus.
c.
Tanaman Air Pinggir (Marginal Plant)
Tanaman
jenis ini memiliki akar dan batang yang terendam di dalam air, batangnya
menyembul ke permukaan air, daun dan bunganya juga berada di atas permukaan
air. Misalnya, rumput payung (Cyperusalternifolius), pickerel rush (Pontedoriacordata),
apu-apu (Pastiastratiotes), sagitaria (arrowhead), dan
ekor kucing (Typhaangustifolia).
d.
Tanaman Air Mengapung (Floating Plant)
Tanaman
jenis ini tidak tertanam dalam tanah melainkan mengapung dipermukaan air.
Tanaman ini hidup menyerap udara dan unsur hara yang terkandung di dalam air.
Misalnya Azollapinata, eceng gondok (Eichorniacrassipes),
dan apu-apu (Pistiastratiotes)
B.
JENIS-JENIS TANAMAN AIR
A.Teratai
dan Lotus
a. Teratai (Nymphaea)
a) Klasifikasi.
Divisio : Spermathophyta (tumbuhan
berbiji)
Kelas : Monocotyl (tumbuhan berbiji
tunggal)
Ordo: Nymphales
Familia : Nymphaceae
Genus : Nymphae
Spesies : Nymphae alba, N. odorata,
N. tuberosa
Berdasarkan ukurannya teratai dibagi
menjadi empat macam, yaitu :
1) Teratai
Mini atau ‘Pygmi’
2) Teratai
Kecil
3) Teratai
Sedang
4) Teratai
Besar
b) Ciri-ciri
Umum
1) Bunga
teratai tergolong jenis parennial atau berbunga sepanjang tahun.
2) Daun
teratai dibagi menjadi empat macam yaitu, ujung belahan runcing, belahan daun
saling tindih (overlapping) dengan ujung belahan bundar, ujung belahan
runcing dengan tepi bergigi, ujung belahan tumpul dengan tepi bergelombang.
3) Tangkai
4) Akar
teratai berupa rimpang yang tumbuh horisontal di dasar lumpur.
c) Jenis-jenis
Teratai
Spesies
Spesies
adalah jenis teratai yang berasal dari suatu daerah tertentu dan bukan hasil
silangan.
N. pubescens
N. stellata
N. nouchali
Silangan (Hibrida)
Nymphae
‘Chromatella’
Nymphae ‘Eliisiana’
Nymphae
‘Mrs. C.W. Ward’
d)Perbanyakan
Teratai
Tanaman air jenisterataiinidapat di perbanyakdenganbiji, umbi, tunas,
runner, dandaun.
b. Lotus
a) Klasifikasi
Divisio : Spermathophyta (tumbuhan
berbiji)
Kelas : Monocotyl (tumbuhan berbiji tunggl)
Ordo : Nelumphales
Familia : Nelumboceae
Genus : Nelumbo
Spesies : Nelumbo nucifera, dan Nulembo
lutea
b) Ciri-ciri
Umum
1) Bunga
lotus letaknya menjulang tinggi di atas tangkai
2) Daun
lotus bentuknya bulat lebar dengan bagian tepi bergelombang menambah kesan
artistik
3) Tangkai
c)
Jenis-jenis Lotus
Spesies
Nelumbo nucifera
Nelumbo lutea
Silangan (hybrida)
N. nucifera speciosum
N. nucifera capsicum atau
Russian Lotus
d) Perbanyakan Lotus
Tanaman air
jenis lotus inidapatdiperbanyakdenganbiji, rimpang, dansulur(Runner).
B. Jenis-jenis Tanaman
Air Lainnya
1. Mata
Panah atau Arrowhead (Sagitariajaponica)
2. Futoi
(Hippochaeteslymenalis)
3. Melati
Air atau Water Dop(Echinodoruspaleafolius)
4. Water
Poppy (Hydrocleysnymphoides)
5. Blue
Diamond (Schizocentroelegans)
6. Kala
Air (Zantedeschiaaethiopica)
7. Tipa
atau Narrow Leaf atau Cat Tail (Typhaangustifolia)
8. Paku
Air (Heterrantherareniformis)
9. Pickerel
Rush (Pontedoriacordata)
10. Kiapu
atau Apu-apu (Pistiastratiotes)
11. Eceng
Gondok (Eichorniacrassipes)
12. Pisang
Air atau Giant Arum(Typhonodorumlindleyanum)
13. Anggrek
atau Iris
Adapun
cara penempatannya, tanaman ini dapat di tempatkan di pot dan bisa juga di
kolam.
a.
Pot
Pot
bisa dipakai sebagai tempat tumbuh tanaman air. Mengapa demikian? Karena
tampilannya yang menarik serta serasi dan asri, beragam pot didesain dengan
bentuk yang beragam dan artistik, selain itu juga pot banyak digunakan sebagai
aksen penghias taman di tengah atau sudut-sudut halaman rumah sebagai eye
catcher.
b.
Kolam
Tanaman
air membutuhkan tempat khusus sebagai habitat hidupnya. Selain ditempatkan
dalam wadah berupa pot, tanaman air sering dipajang di dalam kolam. Tentunya
hal ini terasa lebih pas bagi rumah yang memiliki halaman cukup luas karena akan
lebih terlihat menarik dan menciptakan suasana yang asri serta nampak terkesan alami.
C.
PERAWATAN TANAMAN AIR
Beberapa
hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan tanaman air adalah aspek repoting,
pemupukan, air, dan pemberantasan hama.
a. Repoting
Agar
tanaman air tidak mudah mati maka hal yang perlu dilakukan perawatan teratur
berupa pemangkasan akar, pemisahan anakan. Apabila tidak dilakukan, tanaman
akan mengalami kekurangan unsur hara.
b. Pemberian Air
Tanaman air bisa tumbuh dan tahan
hidup di air karena memiliki pori-pori udara di bagian tangkai dan daunnya.
Kualitas air yang baik dan bersih mutlak dibutuhkan tanaman air, derajat
keasaman atau pH air yang dibutuhkan ada dalam kisaran normal, antara 6-7.
c. Pemupukan
Tanaman air dapat dipupuk dengan
menggunkan pupuk NPK atau pupuk tablet agar tumbuh subur dan rajin berbunga.
Pemupukan dengan NPK sebaiknya tidak ditebar langsung karena sifat NPK yang
mudah larut dapat mengakibatkan air cepat keruh, bahkan bisa menghanguskan
daun. Maka pemupukan dengan pupuk NPK dilakukan dengan cara membungkus pupuk
NPK dengan kertas yang mudah larut di dalam air, seperti tissue atau
koran.
d. Pengendalian Hama dan Penyakit
Beberapa
contoh hama dan penyakit beserta cara pengendaliannya yang perlu diketahui.
Siput
Air
Siput
air dapat dicegah keberadaannya dengan menjaga kebersihan tanah, wadah, dan
lingkungan sekitar taman.
AphidKutu
Hitam (Rophalosiphum)
Kutu hitam atau Rophalisupun
dapat dicegah keberadaannya dengan menjaga tanaman harus sering dijemur di
empat terbuka. Adapun jenis-jenis tanaman yang sering diganggu kutu hitam,
antara lain sagitaria, teratai, dan pisang air.
Ngengat
(Nymphulanypheate)
Ngengat dapat merusak daun dengan
cara melubangi, memotong, dan mengebor sampai ke bagian putik bunga. Ngengat
ini dapat dicegah dengan cara disemprot dengan insektisda, dan sering menjemur
tanaman air di bawah terik matahari.
Belalang
Belalang
yang menyerang tanaman air ada dua jenis, yaitu belalang cokelat dan belalang
hijau. Belalang dapat berpindah dari satu tanaman ke tanaman lain dengan
melompat. Pemberantasannya dlakukan secara manual dengan tangan jika jumlahnya
belum banyak.
Cercospora
Biasanya
jamur ini sering dijumpai pada tanaman teratai, agar jamur cercospora tidak
menjalar ke tanaman lain maka hal yang harus dilakukan potong bagian daun yang
terserang penyakit tersebut kemudian dibuang jauh atau dibenamkan dalam tanah,
bisa juga menggunakan obat jamur atau fungisida dengan dosis yang tercantum
dalam kemasan.
D.
MANFAAT TANAMAN AIR
a. Teratai
Manfaat
tanaman air yang terdapat pada tanaman teratai hampir diseluruh bagian tanaman
berguna, dari biji, akar, hingga bunganya.
a)
Biji
Biji teratai atau sering disebut gholmemiliki
beberapa manfaat, diantaranya sebagai bahan makanan dan obat. Ghol
sebenarnya adalah putik bunga yang membesar dan berisi biji, dari segi makanan
biji teratai bisa dijadikan dodol atau jenang biji teratai dicampur dengan
beras ketan dengan kandungan gizinya yang tinggi. Biji teratai putih juga
berkhasiat mengatasi tekanan darah tinggi serta meningkatkan fungsi ginjal,
lever, dan jantung. Selain itu, dapat menyembuhkan sakit pinggang, susah tidur,
gelisah.
b)
Akar
Akar teratai memiliki manfaat sebagai
obat. Ada dua macam akar teratai yang bisa digunakan, yaitu akar dari teratai
merah dan putih. Akar yang terdapat pada teratai dapat membantu sistem
pencernaan dan dapat memperkuat sistem
kerja lambung serta bisa memperlancar air seni dan menjaga elastisitas pembuluh
darah.
c)
Tangkai
Seperti halnya biji, tangkai teratai
juga bisa dijadikan obat penenang, gangguan lambung, desentri, dan susah buang
air kecil disarankan untuk minum air rebusan tangkai teratai. Lendir dari
tangkai teratai dapat menyembuhkan mimisan.
d)
Daun
Daun teratai memiliki khasiat seabagai
bahan baku jamu untuk obat penurun demam, mengobati influensa dan penawar
racun.
e)
Bunga
Bunga teratai dapat menyembuhkan batuk,
muntah-muntah, memperlancar air seni, dan membersihkan darah. Manfaat lainnya
bunga teratai mampu menjaga kelembutan dan keremajaan kulit.
b. Eceng Gondok
Eceng gondok merupakan gulma air atau
tanaman yang mengganggu ekosistem air karena pertumbuhannya yang pesat sehingga
dapat menutup aliran sungai maupun danau. Tetapi eceng gondok juga merupakan
tanaman yang memiliki manfaat yaitu eceng gondok dapat dijadikan kerajinan,
pakan ternak, dan biofiltrasi.
c. Lotus
Manfaat yang terdapat pada tanaman air
ini bisa di jadikan sebagai makanan misalnya pada umbi dan daun lotus kuning
atau N. Lutea.
IDENTITAS BUKU
JudulBuku :
Tanaman Air
Penulis :LukitoAdiMarianto
Penyunting : Setiyono
Penerbit :
PT AgroMediaPustaka
TempatTerbit : Jakarta
TebalBuku : 7mm
JumlahHalaman :
73 Halaman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar